Oleh: Rere Nia Achmad for Nimas Putri Sabdojati | November 26, 2008

AIDAH : MELAKUKAN PENGOBATAN DENGAN GERAKAN SENAM

Berita pada : Majalah Kirana, Edisi 18 / Tahun II, Pebruari 2008

Tidak pernah berpikir untuk menjadi pelatih senam. Namun, ketika Aidah menjalani profesi tersebut, ia telah menemukan dunia dan rejekinya.

Bertubuh bugar dengan wajah cantik dan segar telah mengaburkan usianya yang menginjak 40 tahun. Ida, begitu sapaan akrab pemilik nama lengkap Aidah, bukan hanya menjadi instruktur senam bagi banyak orang, tapi ia juga banyak menolong orang yang sedang sakit.

“Saya tidak bisa apa-apa. Karena rida Allah saya bisa membantu orang lain. Saya senang karena menolong sesama bisa dapat menjalin persaudaraan juga,” ujar Ida rendah hati.

Ida dikenal sebagai pribadi yang hangat dan bersahabat. Ia tidak menolak saat diminta pertolongan orang yang sedang sakit. Kemampuan Ida menolong orang sudah ia peroleh sejak kecil. Hanya saja, Ida baru menggunakan kemampuannya pada tahun 2000. Ia mendapatkan ilmu dari orang tuanya dan kemudian mengkolaborasikannya dengan gerakan senam.

Ibu 3 orang anak ini melakukan pengobatan dengan cara senam atau penyembuhan penyakit dengan menggunakan energi melalui gerakan. Dengan kemampuan Ida tersebut, ia banyak diminta untuk mengajar senam diberbagai tempat, seperti di sekolah, kecamatan, instnasi, dll.

“Senam aerobik gerakannya untuk membakar lemak, lalu saya memberi energi untuk menyembuhkan penyakit yang diderita member (pesenam yang diajarinya, red) tersebut,” kata istri dari Budi Wahono ini.

Setiap hari kordinator instruktur senam di Sindo Aerobik dan Fitness ini beraktivitas untuk melatih senam atau mengajar tari modern. Ia dipercaya banyak orang bukan hanya karena kemampuannya dibidang olahraga, namun karena kemampuannya merangkul banyak orang dan menjadi tempat berkeluh kesah berbagai masalah hidup, terutama masalah rumah tangga.

“Saya hanya menggunakan media air putih untuk menyembuhkan penyakit dan mengatasi permasalahan orang lain,” ujar Ida yang tidak ingin menjadi sombong karena kemampuannya.

Berkat kemampuannya ini, Ida dinobatkan sebagai Ahli Metafisika dan Penyembuhan Alternatif, untuk kategori Ahli Energi Penyembuhan Lewat Gerakan. Ia menjadi salah satu penerima Posmo Award 2005 bersama dengan Bos Eddy, Bunda Tutik, Bu Intan, dan paranormal lainnya yang terkenal dengan kemampuannya masing-masing.

Ida hanya ingin membantu sesamanya bukan meraup keuntungan. “Ilmu itu tidak boleh ditarif dengan uang, kita menolong harus dengan hati iklas. Apalagi jika yang minta tolong orang yang tidak punya,” kata penghobi menyanyi dan baca puisi ini.

AWAL KARIR

Berbagai prestasi telah diukir Ida. Ukiran tropi yang menghias ruang tamunya menjadi kenangan perjuangan hidupnya. Ida menjalani profesi sebagai instruktur senam awalnya karena tuntutan ekonomi.

“Saya tidak pernah berpikir menjadi instruktur senam. Cuma ada rasa kepingin jadi intrukstur senam waktu saya ikut senam di Persit (Persatuan Istri Tentara). Saya awalnya didunia senam karena kurangnya ekonomi keluarga,” ujar Ida yang suaminya bekerja di Koramil Kecamatan Balong Bendo.

Ida dengan sabar menjalani aktivitasnya. Ia kemudian ikut senam di sanggar lain dan memperdalam ilmu senamnya. Ia kemudian menguasai berbagai senam seperti body language, seks education, aerobic.

“Saya dulu juga kelebihan berat badan, tapi dengan senam badan kembali normal dan menjadi sehat,” kata Ida yang juga aktif di Persatuan Istri Tentara.

Dengan inisiatifnya sendiri, ia mulai mengikuti lomba diberbagai perlombaan dan memenangkannya. Ida berharap ia bisa terus sukses dan eksis didunia senam. “Saya ingin menolong sesama dan bisa bahagia dunia-akherat,” harapnya penuh makna.

Namun sayangnya, senam yang ia lakukan sekarang ini sudah mulai dijiplak orang lain. “Tidak apa-apa. Orang yang ikut senam pasti akan dapat merasakan hasilnya ketika senam bersama saya atau dengan instruktur lain yang menggunakan cara yang sama seperti saya,” ujar Ida kembali merendah.

BIODATA

Nama : Aidah

Tempat/ tanggal lahir : Surabaya, 29 Juni 1968

Prestasi :

  1. Juara 1 Piala Citra Harmoni, Lomba Senam Poco-Poco, tahun 2002
  2. Juara 2 Piala Citra Harmoni, Lomba Senam Poco-Poco Berregu, tahun 2002
  3. Juara 2 Antar Sanggar Harmoni Aerobic Competition Nasional, Tahun 2004
  4. Juara 3 Nice ‘n Fit Aerobic Competition 2004, AC antar grup, Tahun 2004
  5. Juara 2 Body Languange Aerobic Competititon, kategori AC antar sanggar
  6. Peraih Posmo Award 2005, Ahli Metafisika dan Penyembuhan Alternatif, kategori Ahli Energi Penyembuhan Lewat Gerakan
  7. Dan lain-lainnya

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: